Mengenal Batu Mulia

Friday, 5 April 2013

2
INDAHNYA PULAU TIDUNG

WISATA


suasana pantai Pulau Tidung
WAJAH INDONESIA, Pulau Tidung berada diwilayah adm Kepulauan Seribu, di perairan teluk Jakarta. Pulau Tidung menawarkan wisata Bahari  yang unik yang berbasis masyarakat. Banyak wisatawan asing dan lokal memilih Pulau Tidung untuk berlibur, dikarenakan biaya yang relatif murah namun menawarkan fasilitas yang memadai, mulai dari bersepeda hingga permainan air seperti : Snorkling, Banana Boat, kano, jetkey, diving dan lain-lain.

Banana Boat
Snorkling
Keunikan lainnya pengunjung dapat menikmati jembatan yang menghubungkan Pulau Tindung besar dan Pulau Tidung kecil. Jembatan ini disebut jembatan cinta, entah kenapa disebut demikian, apakah banyak yang menemukan pujaan hati di jembatan ini ? hanya pengunjung yang akan memberi nama dan rasa tersendriri terhadap jembatan ini.
Jembatan Cinta
Pulau Tidung dapat di akses melalui pelabuhan Marina Ancol dan Muara Angke dengan speed boat atau Muara Angke menggunakan kapal Ferry. Dengan dana Rp. 500.000 anda sudah bisa menikmati semua fasilitas yang ditawarkan dengan sarana speed boat pelabuhan Marina Ancol. anda tertarik ?

sumber : diolah dari berbagai sumber 

Tuesday, 26 March 2013

2
AIR TERJUN TERINDAH DI DUNIA

WISATA

WAJAH INDONESIA - Air Terjun atau dalam bahasa inggris disebut dengan water fall adalah sebuah sungai yang jatuh kebawah dimana jalur dari sungai tersebut terpatah sebagai akibat gerakan bumi. di dunia ada banyak sekali air terjun beberapa diantaranya memiliki bentuk sanagat indah dan biasanya digunakan sebagai ikon dan sebagai objek wisata andalan untuk daerah tersebut.
Dibawah ini adalah top 8 air terjun terindah yang pernah ditemukan di dunia. Kebanyakan darinya mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Apa saja? mari kita simak

1. Air Terjun Sutherland (New Zealand)

SUTHERLAND FALLS
New Zealand memang banyak dikenal orang sebagai tempat yang sangat indah, tak terkecuali dengan alamnya dan air terjun ini adalah salah satu diantara keindahan tersebut. Memiliki tinggi 580 meter, air terjun ini disebut indah karena memiliki debit air yang konstan seakan tak pernah habis untuk dilihat keindahannya. air terjun ini berlokasi di taman nasional Fiordland National Park.

2. Air Terjun Gullfoss (Iceland)


Gulfoss Water Falls
Gullfoss adalah air terjun paling unik yang pernah ada, dimana air terjun ini berbentuk lebar dan memiliki dua tingkat berbeda dengan sudut kemiringan 90 derajat masing masingnya. air terjun ini juga dikenal sebagai ikon pariwisata di Iceland. Keindahannya akan lebih terlihat lagi ketika pelangi warna-warni menyelimuti air terjun ini sebagai akibat dari hembusan rintik air yang jatuh dibawahnya.





3. Air Terjun Yosemite  (USA)

Yosemite Water Falls 
Di Amerika Serikat memiliki banyak taman nasional yang digunakan sebagai objek wisata alam, dan taman nasional Yosemite adalah salah satunya dimana terdapat air terjun tertinggi di dunia dengan ketinggian 730 meter. Saking tingginya air terjun ini bisa dilihat dari jalan raya taman nasional dengan radius 5 kilometer jauhnya. Walau airnya tidak mengalir sepanjang tahun namun ada waktu tertentu dimana air terjun ini memiliki pemandangan yang spektakuler.




4. Air Terjun Angel atau SALTO De ÁNGEL (Venezuela)



Angel Falls menjadi salah satu air terjun terindah di dunia pada daftar kita kali ini memang tidak mengada-ngada, termasuk air terjun tertinggi di dunia, tingginya yang hampir 1 Km membuat orang terpukau tak ingin beranjak dari pemandangan indah ini. Untuk mencapai air terjun ini memang tidak begitu mudah karena barada dibelantara hutan tropis Venezuela, tempatnya yang berada di bibir "tebing surga" adalah hal luar biasa yang bisa kita ketahui dari air terjun ini.



5. Air Terjun Plitvice (Croatia)

Air Terjun Plitvice
Inilah air terjun yang benar-benar unik, tak hanya memiliki bentuk yang indah namun ia juga memiliki kolam-kolam air dimana airnya berwarna-warni. Sangat sayang jika anda datang ke Croatia tidak datang ke tempat yang memukau ini.





6. Air Terjun Niagara (Canada - USA)

Berada diperbatasan negara antara canada dan Amerika Serikat. Air terjun ini benar-benar sangat besar dengan debit air sampai 2,8 juta liter per detik. Jutaan turis dari seluruh dunia datang ke tempat ini hanya sekedar menghilangkan dahaga akan keingintahuan tentang air terjun Niagara yang legendaris.





7. Air Terjun Victoria (Zambia - Zimbabwe)

Namanya diabadikan untuk menghormati Ratu Victoria yang kala itu memerintah Inggris, dengan bentangan lebar 1,7 Km dan rata-rata ketinggian mencapai 108 meter ini dikukuhkan sebagai situs warisan dunia UNESCO dan menjadi salah satu dari keajaiban dunia alam baru.





8. Air Terjun Iguazu (Argentina - Brazil)

Air terjun paling indah di daftar kita ini adalah air terjun Iguazu, memiliki lebar sampai 2km adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Air terjun Iguazu adalah gabungan dari 275 air terjun individu yang berbeda.





Itulah kedelapan air terjun terindah di dunia, Indonesia juga memiliki banyak air terjun yang indah yang sangat berpeluang dijadikan sebagai objek wisata bertaraf internasional. Kini kembali lagi kepada pemerintah daerah dalam memperdayakan wisata alam membangun infrastruktur yang memadai sehingga turis semakin tertarik karena akses menuju lokasi mudah dan fasilitas yang memadai. salam Indonesia.

source : ijogading.com





Friday, 8 March 2013

0
Sejarah Kota Subang

Wajah Indonesiaku : Wisata
Museum Wisma Karya Subang
Tak banyak orang yang tahu catatan sejarah hari lahir kota Subang. Padahal, tepat di pusat kota ini, di titik paling strategis di kota ini, hal itu dapat ditelusuri. Dalam sebuah ruangan di gedung bersejarah itu, foto Danta Ganda Wikarma Bupati Karawang Timur (Subang) terpajang di pojok dinding yang dikuti deretan foto potrait lainnya, pertanda beliaulah yang menjadi yang pertama. Beliau adalah pejabat Bupati Subang yang pertama, yang mulai menjabat sejak tanggal 5 April 1948. Tanggal itulah yang kemudian dijadikan penanda hari lahir kota ini. Itu hanyalah sepenggal sejarah yang dapat kita ketahui dalam ruangan ini, selain itu ruangan sederhana ini bisa menguraikan kehidupan Subang dari zaman ke zaman yang bisa menjelaskan apa dan bagaimana Subang tempo dulu. Ruangan itu adalah sebuah museum.

Tak banyak orang yang tahu kalau Subang ternyata memiliki sebuah museum. Meskipun mini tetapi museum ini memiliki koleksi yang cukup “lengkap”. Artinya meskipun koleksinya tidak terlalu banyak, akan tetapi kita bisa menelusuri jejak sejarah di Kabupaten Subang mulai dari zaman pra sejarah sampai zaman pasca kemerdekaan melalui koleksi yang ada.
TITIN FATIMAH MAESTRO SINDEN SUBANG

Adalah gedung Wisma Karya, gedung tua yang menjadi ikon kota Subang itu, di salah satu ruangannya kini di gunakan sebagai museum. Sebenarnya beberapa bulan yang lalu plang museum daerah ini masih terpampang di samping kiri museum ini meskipun agak terhalang rimbun pepohonan, tapi entah kenapa sekarang plang penanda museum itu sudah dicabut. Karenanya tidak mengherankan jika jumlah pengunjung museum ini pun dapat dihitung dengan jari. Sebagian besar warga Subang hanya tahu kalau Wisma Karya selain tempat nongkrongnya anak – anak muda, paling hanya digunakan untuk acara – acara tertentu, dari acara musik sampai hajatan warga, padahal ternyata gedung ini memiliki fungsi lebih dari itu. Di dalam ruang pamer museum, tepatnya di sisi barat gedung Wisma Karya berbagai koleksi di tata apik dalam beberapa etalase. Subang zaman purba dapat di telusuri dari koleksi fosil hewan dan kayu zaman purba yang di simpan dalam 2 etalase. Diantaranya terdapat fosil kepala kijang purba, fosil kerang purba, fosil kayu purba, dan lain –lain. Kehidupan manusia zaman pra sejarah di Kabupaten Subang juga dapat di telusuri disini. Pada beberapa etalase ditata peralatan yang digunakan manusia pra sejarah yang di temukan di kabupaten Subang, diantaranya adalah peninggalan pada masa perundagian atau masa dimana manusia mulai bisa mengolah logam, yaitu dengan ditemukannya berbagai jenis kapak, seperti kapak sepatu, kapak corong dan candrasa hasil temuan dari daerah Binong. Selain itu bejana perunggu yang terbesar yang pernah di temukan di Indonesia juga terdapat disini, bejana yang biasa digunakan untuk upacara penyembahan nenek moyang ini di temukan di daerah Sagalaherang.

Penemuan Zaman Pra sejarah
Sejak zaman dahulu ternyata wilayah Subang sudah menjalin hubungan dengan dunia luar, hal ini tampak dengan ditemukannya berbagai perhiasan dan peralatan yang berasal dari luar negeri, seperti beragam keramik dari China dan Thailand. Penyebaran agama Hindu – Budha di Subang dapat ditelusuri dari berbagai peninggalan seperti patung nandi (lembu) hasil temuan di Cipancar, Sagalaherang, patung Dewa Siwa (Maitreya) yang ditemukan di Patok Beusi dan berbagai peralatan dari logam / kuningan yang biasanya digunakan pada masa Hindu – Budha.

Peninggalan Hindu-budha


Bukti penyebaran Islam di Kabupaten Subang juga terdapat disini. Museum ini memiliki koleksi Alqur’an dari kulit binatang yang di temukan di daerah Cipunagara dan berbagai keris yang digunakan oleh para penyebar Islam di wilayah Subang saat itu.

Keris Wali songo

Al-Qur'an kuno
Peninggalan masa penjajahan di Kabupaten Subang disimpan dalam beberapa etalase disini. Dalam sebuah etalase, dipajang berbagi senjata yang di gunakan oleh para penjajah saat itu, seperti pistol kuno, pedang VOC, bedil dorlok, keris dan lainnya. Disampingnya terdapat etalase yang memajang berbagai peralatan elektronik kuno yang di gunakan saat itu seperti telepon dan radio kuno. Disampingnya lagi terdapat etalase yang memajang perlengkapan yang digunakan oleh demang yang ada di Subang. Terdapat pakaian, ikat kepala, tongkat dan senjata yang digunakan oleh demang pada masanya yang di pajang di etalase ini. Peralatan rumah tangga yang digunakan oleh para penjajah juga di pajangkan. Dari mulai peralatan makan, botol – botol kuno hingga stick golf yang digunakan oleh para meneer zaman itu, ditata apik dalam sebuah etalase.

peninggalan jaman Belanda
Senjata peninggalan Penjajah
Dalam etalase lain terdapat berbagai jenis mata uang kuno yang pernah digunakan di Kabupaten Subang. Di dinding museum terpampang foto-foto bupati Subang terdahulu, dimulai dari foto Danta Wikarma yang merupakan bupati pertama Subang (Karawang Timur), di sisi lain tampak lukisan Wilayah Subang zaman dulu.


Lukisan Subang tempo dulu
Patung perunggu PW Hofland buatan tahun 1878 menjadi koleksi utama museum ini, patung “pemilik” Subang pada zamannya itu, bersanding dengan patung seorang perempuan yang di bawah kakinya tertera tahun pembuatannya 1875. Sekitar tahun 1833 PW Hofland dikenal sebagai saudagar kopi, hingga berhasil membuat kontrak perdagangan dengan pemerintah Hindia Belanda.

Patung PW Hofland
Sekitar tahun 1840 Hofland menjadi salah satu pemilik tanah P & T Lands. Pada tahun 1858 seluruh tanah partikelir P & T Lands menjadi miliknya. Kemudian pemerintah Hindia Belanda memberikan kekuasaan untuk mengankat pejabat pemerintah partikelir yang di sebut Demang pada tanggal 18 Agustus 1858. Dengan demikian Subang di bagi menjadi 8 Kademangan saat itu, yaitu kademangan Batu Sirap (Cisalak), Ciherang (Wanareja), Sagalaherang, Pagaden, Pamanukan, Ciasem, Malang (Purwadadi) dan Kalijati. Dalam upaya untuk mengeklusifkan diri di tanah jajahan, Hofland kemudian mendirikan gedung yang diberinama Societiet (Wisma Karya sekarang). Sekitar tahun 1929 gedung ini direnovasi dan diresmikan oleh Mrs. W.H. Daukes. Awalnya gedung ini didirikan sebagai tempat bersosialisasi para pejabat P & T Lands, tempat pertunjukan, tempat bilyard, bowling dan golf. Dan tak jauh beda dengan masa lalu, saat ini gedung ini digunakan untuk beragam fungsi, mulai dari tempat pertunjukkan, tempat berkumpulnya berbagai komunitas / hobies, ruang kantor, hajatan dan juga menjadi tempat favorit untuk “mojok” para abege.(budiana)
Sumber : Kotasubang.com
Monday, 4 March 2013

0
ESTAFET KEPEMIMPINAN PARA KHILAFATUN NUBUWWAH



Masa kekhilafahan kaum Muslim di awali dengan kepemimpinan Khulafaur Rasyidin yang berlangsung selama kurang lebih 30 tahun. Pada periode ini, kaum Muslim telah meraih masa keemasan, khususnya pada masa Kekhilafahan Abu Bakar ash-Shiddiq hingga separuh dari masa kepemimpinan Utsman bin Affan. Khalifah terakhir pada periode ini adalah Hasan bin ‘Ali, cucu Rasulullah saw.

632 M – Masih dalam tahun yang sama, Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq dibai’at menjadi Khalifah (pengganti Nabi), para sahabat membai’at beliau. Kemudian meneruskan misi sahabat Usamah bin Zayd memimpin ekspedisi ke Syiria. Memerangi golongan Murtad dan suku Arab yang enggan membayar zakat.

633 M – Terjadi perang Yamamah ; Islam berjaya membebaskan selatan Syiria. Penaklukan al-Hirah di Iraq oleh Khalid bin Walid. Mulai dilakukan pengumpulan al-Qur’an yang diketuai oleh Zayd bin Tsabit.

634 M – Terjadi peperangan Ajnadin di Palestina. Khalifah Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq wafat. Sayyidina Umar bin Khatthab dibai’at menjadi Khalifah.

635 M – Ekspansi pertama Kekhilafahan Umar bin Khatthab ke ibukota Syiria dan Damsyik

636 M – Barah dan Balabak akhirnya di bebaskan. Damsyik dan Hims dibebaskan.

637 M – Syiria dan Jordan dibebaskan. Terjadi peperangan Yarmuk yang dipimpin oleh Khalid bin Walid melawan Byzantium. Bandar al-Kufah di bangun.

638 M – Iraq dibebaskan oleh Islam. Terjadinya perang al-Qadisiah (sebuah kota didekat Hirah, Iraq) yang akhirnya takluk ditangan Islam. Jerusalem dibebaskan secara damai. Dari sana, futuhat berlanjut ke Ibukota Persia, yaitu Al-Madain. Terjadi peperangan Jalula’ dan Parsi jatuh ketangan Islam dan banyak lagi kota-kota di Syiria yang dibebaskan.

639 M – Proses penyusunan calendar Hijriyah. Para sahabat menetapkan permulaannya berdasarkan peritiwa yang paling penting dalam sejarah Islam yaitu hijrahnya Nabi dari Mekkah ke Madinah untuk mendirikan Darul Muhajirin (darul Islam).

640 M – Kawasan di Iraq dan Syiria yang masih tersisa dibebaskan.

641 M – Qaysariyyah dibebaskan. Ibukota Mesir yaitu Iskandaria akhirnya takluk. Mousul dapat dikuasai tentara kaum Muslimin.

642 M – Kaum Yahudi berpindah dari negari Arab ke Syiria.

643 M – Dinasti Persia runtuh dan Iran di bebaskan. Terjadinya perang Nawahand.

644 M – Bertepatan dengan 23 Hijriyah. Tripoli (Libya) dibebaskan. Azerbaijan, Hamazan, Asfahan dibebaskan. Khalifah Sayyidina Umar bin Khattab wafat karena di bunuh oleh salah seorang Majusi. Sayyidina Utsman bin ‘Affan dibai’at menjadi Khalifah.

645 M – Seruan ke Afrika Utara. Cyprus akhirnya takluk.

646 M – Seruan menentang Byzantium.

647 M – Tentara angkatan laut Islam dikembangkan dan dipimpin oleh Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Terjadi peperangan dahsyat di laut menentang angkatan laut Byzantium. Pemerintahan Persia Sassanid berhasil di tumpas.

648 M – Terjadi pemberontakan (bughat) terhadap Kekhilafahan Sayyidina Utsman bin ‘Affan. Syapur dibebaskan dan Tripolitania juga dibebaskan.

652 M – Khurasan dan Naisapur di bebaskan.

653 M – Khalifah Utsman bin ‘Affan di bunuh, bertepan dengan tahun 35 H. Beliau berhasil merebut Armenia, Tunisia, Cyprus, Rhodes, dan bagian yang tersisa dari Persia, Transoxania dan Tabaristan. Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib dibai’at menjadi Khalifah.

657 M – Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib memindahkan pusat Kekhilafahan dari Madinah ke Kufah.

658 M – Terjadinya perang Jamal ; peperangan antara Amirul Mukminin dan penentangnya.

659 M – Perang Shiffin ; peperangan antara Khalifah ‘Ali dan penentangnya yaitu Mu’awiyyah. Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib kembali menguasai Hijaz dan Yaman dari Mu’awiyah.

*Pasa masa ini hidup ulama yang sangat terkenal yaitu Imam Hasan al-Bashriy (643 – 732 M)

661 M – Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib wafat dibunuh oleh kalangan Khawarij. Beliau 6 tahun menjadi Khalifah. Sayyidina Hasan bin ‘Ali dibai’at menjadi Khalifah, hanya sekitar enam bulan beberapa hari. Pada tahun 41 H, beliau mengundurkan diri dari jabatan khalifah. Selanjutnya pemerintahan di limpahkan ke Mu’awiyyah (gubernur Damaskus).

Peristiwa penyerahan kekuasaan kepada Mu’awiyah ini dikenal dengan ‘Amul Jamaah, yang mana Khalifah Hasan bin ‘Ali menyatakan mundur dari jabatannya pada 25 Rabiul Awwal 41 H.Berakhirnya Kekhilafahan Hasan bin ‘Ali maka berakhirlah Khilafah an-Nubuwwah. Khilafah an-Nubuwwah yaitu Khilafah yang berjalan diatas thariqah kenabian. Sehingga, genaplah apa yang disabdakan Rasulullah bahwa Khilafah Nubuwwah adalah 30 tahun, dan 30 tahun itu adalah masa Khalifah Abu Bakar, Khalifah Umar bin Khaththab, Khalifah Utsaman bin ‘Affan, Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib serta masa Khalifah Hasan bin ‘Ali.

أخبرنا أحمد بن سليمان قال أنا يزيد قال أنا العوام قال حدثني سعيد بن جهمان عن سفينة مولى
رسول الله صلى الله عليه و سلم قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم الخلافة في أمتي
ثلاثون سنة ثم ملكا بعد ذلك قال فحسبنا فوجدنا أبا بكر وعمر وعثمان وعليا

“al-Khilafah an-Nubuwwah yang ada pada umatku adalah 30 tahun kemudian setelahnya masa kerajaan”Al-Imam al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalaniy didalam kitab yang sudah masyhur yaitu Fathul Bariy syarah Shahih Bukhari (14/479) memberikan komentar,

لِحَدِيثِ الْخِلَافَة بَعْدِي ثَلَاثُونَ سَنَة لِأَنَّ الْمُرَاد بِهِ خِلَافَة النُّبُوَّة وَأَمَّا مُعَاوِيَة وَمَنْ بَعْده فَكَانَ أَكْثَرُهُمْ
عَلَى طَرِيقَة الْمُلُوك وَلَوْ سُمُّوا خُلَفَاء ، وَاَللَّه أَعْلَمُ

“berdasarkan hadits (al-Khilafah ba’diy tsalatsuna sanah), sebab sesungguhnya yang dimaksud dengan hadits tersebut adalah Khilafah Nubuwwah (Khilafah yang berjalan diatas metode kenabian), adapun Mu’awiyah serta penguasa-penguasa setelahnya yang jumlah mereka sangat banyak berjalan diatas thariqah (tabi’at) al-muluk (raja-raja) walaupun semuanya dinamakan sebagai Khalifah. Wallahu a’lam.“

http://ldkummiunikom.blogspot.com/2012/03/estafet-kepemimpinan-para-khilafatun.html


Wednesday, 9 January 2013

1
MISTERI PRABU SILIWANGI DAN PELABUHAN KARAWANG


Hilangnya Parabu Siliwangi beserta kerajaanya sampai saat ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan sehingga banyak beredar cerita-cerita Moksanya Prabu Siliwangi.

Setelah Pernikahan Raden Pamanah Rasa dengan Nyi Subang Larang, Syekh Quro atau Syekh Hasanudin menitipkan Pesantrennya kepada salah seorang murid yang dipercaya untuk meneruskan menyebarkan Agama Islam di Karawang yaitu Syekh Abdurahman.

Adapun Syekh Abdurahman merupakan keturanan dari generasi ke 17 setelah Rasullah SAW seperti di tunjukkan di gambar berikut

SILSILAH PENYEBAR ISLAM DI KARAWANG


Sementara itu Syekh Hasanudin melakukan pengembaraanya dan sempat singgah di wilayah Lemah Abangm Wadas kabupaten Karawang untuk menyebarkan Islam disana dan saat ini terdapat maqam (jejak) kehadiran Syekh Hasanudin disana, yang disebut sebagai Maqam Syekh Quro Karawang.

Syekh Abdurahman menunaikan tugasnya dengan baik dan mengembangkan pesantren Quro lebih besar lagi sehingga pada saat itu terdapat pelabuhan yang amat ramai di daerah Bunut Kertayasa.

BUKTI SEJARAH


Adapun bukti bukti yang menguatkan adanya pelabuhan karawang di Kampung Bunut Kelurahan Karawang Kulon yaitu ditemukannya kapak batu Neolit, beberapa keping uang VOC dari tembaga dan uang Gulden dari bahan prak, pecahan-pecahan porselen dari Tiongkok dan sebuah makam Embah Dalem yang tidak lain adalah wakil raja yang memerintah di suatu wilayah (penguasa setempat).

MAKAM EMBAH DALEM


Sementara itu Syekh Abdurahman meninggal di pesanteran Quro dan sekarang makamnya terletak di Belakang Masjid Agung Karawang dan sering dikunjungi oleh  para peziarah.

TIANG MESJID AGUNG KARAWANG


Misteri Hilangnya Prabu Siliwangi

Diceritakan Raden Pamanah Rasa menikah dengan Nyi Subang Larang dan Dari hasil perkawianan ini dikaruniai tiga orang Anak, yaitu : raden Walangsungsang, Nyi Mas Rarar Santang dan Raden Kean Santang.
Dalam versi Babad Tanah Sunda / Babad Cirebon ketika Raden Pamanah Rasa Naik Tahta dengan gelar Prabu Siliwangi dan memerintah Pajajaran kala itu ia dihasut oleh Ki Buyut Talibrata untuk tidak tunduk pada Cirebon yang kala itu di pimpin oleh cucu Prabu Siliwangi Syarif Hidayatullah.
Kala itu Syarif Hidayatullah menyerukan kepada sebagaian penduduk Padjajaran untuk memeluk agama Islam, menghadapi seruan ini Prabu Siliwangi menuruti kata-kata Ki Buyut Talibrata yang menyatakan lebih baik “Ngahyang” atau menghilang (moksa) dari Bumi.
Seketika itu juga ketika dalam pengejaran Syarif Hidayatullah Istana Kerajaan Padjajaran menurut cerita berubah menjadi hutan belukar. Sang Prabu dan segenap rakyatnya hilang seperti ditelan bumi dan kerajaan Padjajaran hilang pada tahun 1482 Masehi.







Friday, 21 December 2012

Mie adalah makanan yang sudah mendarah daging di dalam masyarakat. Siapa yang tak kenal mie..? Namun, banyak orang yang mengatakan bahwa mie tidak memiliki cukup kandungan gizi. Sebenarnya, hal penting yang harus diingat adalah makanan yang dikonsumsi sebaiknya mengikuti pola makan seimbang, yakni komposisi karbohidrat 60 -68 persen, protein 12-15 persen, lemak 20-25 persen, dan serat 10-15 gram. Selain itu, porsi sarapan juga minimal mencapai 20 persen hingga 25 persen dari total jatah kalori selama satu hari. Tubuh kita sangat membutuhkan zat gizi yang terdiri atas karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, air, dan zat makanan nongizi.

Merek Mie SalJu adalah singkatan dari Mie Spesial Keju. Tahun 2012, berawal dari sebuah ide untuk mengembangkan usaha kuliner, kami memilih berbisnis Mie yang notabene adalah makanan yang sangat merakyat, sederhana, dan sangat “rumahan” serta pasarnya yang sudah sangat luas dan sudah dikenal diseluruh Indonesia dan mancanegara. Dengan mengusung “Spesial Keju”, kami sengaja mewadahi mereka para pecinta kuliner keju. Bukan tanpa kendala untuk terjun ke dalam bisnis ini, yaitu bagaimana menjadikan Mie, yang sangat banyak beredar di pasaran saat ini, menjadi sebuah sajian yang spesial, istimewa, dan berkelas, tapi tetap merakyat dengan harga yang sangat bersahabat masyarakat. Dari situlah kami merasa tertantang untuk menjalankan bisnis ini.

Nikmatnya sampai ke Hati adalah motto yang dipegang oleh MIE SalJu, pelayanan dan kualitas menjadi fokus kami dengan tidak melupakan faktor estetika. Dengan bangga mengangkat sisi kreatif keahlian kami dalam hal makanan untuk memperkenalkan berbagai sajian baru agar terus menarik bagi para pelanggan. Kami telah memiliki beragam sajian menu Mie SalJu. Kualitas menjadi perhatian kami, ketika kami menggabungkan sajian yang special, lezat, segar, sehat, dan bergizi dalam tatanan yang sederhana dengan harga yang sangat terjangkau. Dengan bangga kami mengundang anda untuk menjelajahi berbagai menu Spesial di MIE SalJu.


VISI MIE SalJU

Menjadikan Mie SalJu sebagai usaha warung makan dengan konsep yang berbeda, sederhana, namun bisa sekelas dengan rumah makan besar dan harga bersaing. 

MISI MIE SalJu
- Memperkenalkan suatu bisnis dengan berbagai macam menu olahan mie yang berbeda dengan tempat-tempat lainnya.
- Menjadi rumah makan yang nyaman dan gaul.



Saturday, 25 August 2012

0
7 Teknologi Tinggi Indonesia Zaman Dulu

Nenek moyang Indonesia ternyata sudah memiliki teknologi yang tinggi, sayangnya kita sebagai generasi penerus banyak yang tidak menyadari hal ini. Ironisnya orang luar bahkan lebih tahu banyak. Kali ini Wajah Indonesiaku akan mengupas 7 Teknologi Tinggi Indonesia Zaman dulu. selamat membaca....


1. Borobudur : Merupakan teknologi tinggi di bidang Arsitektur

Teknologi Arsitektur
Borobudur dibangun sekitar 824 masehi pada zaman kerajaan Mataram dimana yang menjadi Raja adalah Samaratungga dari dinasti syaelendra.

Bayangkan dengan teknologi alat berat yang bisa dibilang belum canggih seperti sekarang nenek moyang dapat membangun candi dari tumpukan bebatuan yang tidak memerlukan perekat (semen) ataupun paku bumi untuk menopang pondasinya. Bahkan mereka sudah bisa merancang agar batu yang satu dengan yang lain bisa saling mengikat meskipun tanpa semen ataupun besi, sungguh luar biasa. Bahkan dengan kecanggihan teknologi sekarang sulit untuk menandingi kemegahan candi Borobudur yang mengadopsi konsep Fraktal. Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip bentuknya secara keseluruhan.

Borobudur sendiri merupakan stupa raksasa yang terdiri dari susunan stupa stupa kecil. sungguh luar biasa.

2. Kapal Jung Jawa : Merupakan Teknologi Tinggi Perkapalan (Maritim)

Teknologi tinggi di bidang Maritim
Jauh sebelum Cheng Ho dan Colombus nenek moyang Nusantara sudah mengarungi samudra sepertiga bola dunia. Meskipun orang Cina sejak 500 tahun sebelum Masehi sudah mengembangkan beragam jenis kapal dengan berbagai ukuran hingga abad VII, namun sangan kecil peranannya dalam pelayaran laut lepas.

Dalam catatan perjalanan spiritual I-Tsing (671-695 M), dari Kanton menuju Nalanda di India selatan, disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya.Negeri dimana saat itu menguasai lalulintas laut selatan.

Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad 16 bernama Diego De Couto dalam bukunya yang berjudul Da Asia terbit tahun 1645 menyebutkan bahwa orang Jawa telah lebih dulu sampai ke Tanjung Harapan, Afrika dan Madagaskar.

Pada awal abad 16 ia mendapati penduduk Tanjung Harapan berkulit cokelat dan mengaku dari Jawa.kata Couto seperti dikutip Anthony Reid dalam bukunya Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.

Berdasarkan Relief kapal di candi Borobudur nenek moyang Indonesia telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur memainkan peranan penting selama ratusan tahun sebelum abad 13.

Awal abad 8 kapal Borobudur muali degeser oleh kapal Jung Jawa, dengan menggunakan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata Jung pertama kali dipergunakan dalam perjalanan biksu Odrico Jurnal, jonhan De Marignolli dan Ibn Battuta yang berlayar ke Nusantara awal abad ke 14.

Mereka memuji kehebatan kapal raksasa Jawa yang menguasai laut Asia Tenggara. Pembuatan Jung seluruh badan kapal tanpa menggunakan paku. Luar biasa.!!

Disebutkan Jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terdiri dari empat lapis papan yang mampu menahan gempuran meriam Portugis. Bobotnya berkisar 600 ton melebihi bobot kapal perang Portugis. Bobot kapal terberat dari kerajaan Demak hingga mencapai 1000 ton, yang digunakan untuk mengangkut pasukan Nusantara dalam rangka menyerang armada Portugis di Malaka pada tahun 1513.
bersambung...... sabar ya masih banyak hal yang bisa di banggakan dari nenek moyang kita ..


3. Keris : Bukti Teknologi Pengolahan Logam

Keris


Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di Nusantara. para mpu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat masa itu.

Keris dibuat dengan penempaan bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan mempunyai berguna untuk mencari kemurnian besi, dimana saat itu materi besi masih komposit dengan materi-materi lainya.

Besi yang mulanya berupa lembaran dilipat-lipat hingga ribuan kali lipatan. Proses pembuatan Keris sangat unik, menarik dan sulit. Teknik ini disebut teknik tempa Tosan Aji (Tosan = besi, Aji Berharga).

Pemilihan batu meteorit yang mengandung unsur titanium,sebagai bahan Keris, merupakan penemuan nenek moyang Indonesia yang mengagumkan.Titanium dikenal sebagai bahan untuk membuat Keris yang terbaik karena sifatnya yang ringan namun sangat kuat.

Kesulitan membuat Keris dari Titanium adalah titik lebur yang tinggi hingga mencapai 6000 derajat celcius. Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan logam lain. keunggulanya antara lain, keras, kuat, ringan, tahan panas dan tahan karat.

Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur murni  sekitar tahun 1940. Zaman modern sekarang ini Titanium digunakan untuk bahan Pelapis hidung pesawat luar angkasa, ujung Rocket dan peluru kendali antar benua.

4. Benteng Keraton Buton : Arsitektur untuk benteng pertahanan.

Benteng Keraton Buton


Benteng Keraton Buton terletak di Buton, Sulawesi Tenggara di bukit seluas 20.7 hektar. Benteng ini bekas ibukota Kesultanan Buton yang memiliki Arsitektur yang cukup unik yang terbuat dari batu kapur.

Benteng ini berbentuk lingkaran yang memiliki keliling lingkaran 2.740 meter.Memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga yang dalam bahasa setempat disebut Balubara. Tiap pintu gerbang dan Balura di kawal 4-6 meriam. Jumlah Meriam seluruhnya 52 buah.

Letaknya yang tinggi karena diatas bukit serta lereng bukit yang terjang merupakan pertahanan terbaik di Zamanya. ini membuktikan kehebatan Arsitek Nusantara saat itu.


0
CANGGIHNYA TEKNOLOGI INDONESIA DULU

Dahulu nenek moyang kita sudah banyak menemukan penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang banyak orang Indonesia yang tidak menyadari. kali ini Wajah indonesiaku akan mengupas tentang teknologi Indonesia Zaman dulu. Semoga bangsa lebih percaya diri dan lebih mencintai karya negri sendiri sehingga akan melahirkan karya-karya baru. selamat membaca....


1. Borobudur - teknologi Arsitektur

Borobudur bukti arsitektur yang tinggi

1. Borobudur : Teknologi Arsitektur yang tinggi

Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah.

Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit.

Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal.

Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan.

Candi Borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa.


2. Kapal Jung Jawa - Teknologi kapal raksasa


Teknologi di bidang maritim
Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas.


Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di "Laut Selatan".



Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar.

Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. "Mereka mengaku keturunan Jawa," kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern awal Asia Tenggara.


Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13.


Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata "Jung" digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14.


Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari konsep Borobudur, seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.


Disebutkan, Jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis.

Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513. Bisa dikatakan, kapal Jung Nusantara ini disandingkan dengan kapal induk di era modern sekarang ini.
bersambung.....



 
. | © 2010 by DheTemplate.com | Supported by Promotions And Coupons Shopping & WordPress Theme 2 Blog